Kamis, 21 Juni 2012

Fitur Blackberry 10 Dev Alpha



Fitur andalan Blackberry 10 Dev Alpha seperti yang dikutip dari inet.detik.com, antara lain:
1. Full layar sentuh

BlackBerry 10 Dev Alpha sepertinya dipersiapkan menandingi iPhone, Android dan Windows Phone yang mengedepankan layar sentuh. Menemani CEO RIM di atas panggung BlackBerry World 2012, Head of Software Portfolio RIM Vivek Bhardwaj mendemokan kemudahan berinteraksi di layar BlackBerry 10 Dev Alpha berukuran 4 inch tersebut. Ya, prototype ini full touch screen. Bukan touch screen dengan kombinasi keyboard fisik seperti seri BlackBerry yang pernah ada.
"Semuanya mengalir. Dalam satu layar, Anda bisa membuka beberapa halaman, menemukan notifikasi dan bernavigasi dengan mulus," kata Bhardwaj yang tampil di Orlando World Center Marriott, Florida, Amerika Serikat.

Fitur notifikasi baru memudahkan pengguna mengakses notifikasi hanya dengan menyapukan jemari (swipe) ke samping layar. Pada demo di panggung, Thorsten Heins memperlihatkan gerakan swipe ini bisa menampilkan tiga halaman aplikasi dalam satu layar yang bertumpuk rapi. 

2. Keyboard

Handset BlackBerry dikenal dengan Qwerty keyboardnya. Namun dengan fitur layar sentuh BlackBerry 10 Dev Alpha seolah tidak melupakan 'kodratnya' untuk memperhatikan kenyamanan mengetik. Dikatakan Bhardwaj, keyboard pada layar sentuh menggunakan algoritma yang disesuaikan untuk memudahkan aktivitas mengetik penggunanya.

Terdapat fitur word suggestion yang memprediksi kata yang akan diketik, sehingga mengetik menjadi lebih cepat dan pengguna tak perlu mengetik setiap kata secara utuh. Ketika pengguna mengetik, word suggestion akan muncul dan pengguna tinggal melakukan swipe untuk menambahkannya ke pesan yang sedang diketik.

Word suggestion sebenarnya bukan hal baru dan sudah pernah ada di beberapa ponsel layar sentuh. Tapi di handset BlackBerry yang populer menggunakan keyboard fisik, ini akan memberikan pengalaman baru bagi penggunanya. 

Fitur lainnya yaitu Text Input yang telah mengusung fitur Word suggestion, pada keyboard ketika kita mengetik suatu kata, maka akan secara otomatis akan memprediksi kata yang akan diketik. Jadi pengguna tidak perlu mengetik satu persatu kata. ( Video Preview Blackberry 10 Dev Alpha )


3. Kamera
Ada fitur yang menarik pada kamera BlackBerry 10 Dev Alpha. Yakni kemampuannya untuk menangkap momen yang terlewatkan sehingga momen yang ditangkap foto tampak sempurna. Thorsten Heins menyebutnya continuous autofocus. Dengan software OS BlackBerry 10, memberikan kemampuan bagi kita untuk seolah mengulang momen dan memperbaiki 'cacat' pada hasil foto.

Pada kamera blackberry 10 terdapat fitur yang sangat menarik, mereka menyebutnya continuous autofocus, dimana fitur ini mampu mengulang atau memperbaiki foto.

Misalnya, seperti diperlihatkan dalam demo ketika sebuah foto dua orang sekilas tampak sempurna. Namun setelah diamati seksama, foto terlihat kurang oke karena salah satu dalam foto tampak mengedip. Nah, fitur pada kamera memungkinkan pengguna men-scroll sejumlah frame maju atau mundur (forward-backward) untuk menemukan momen yang bagus.

BlackBerry 10 Dev Alpha juga akan mengedepankan interface yang lebih sederhana, efisiensi data, memperpanjang Daya Tahan Baterai dan keamanan yang lebih terjamin. 

Spesifikasi Blackberry 10 :

Keypad QWERTY touch screen
4,2 inci layar LCD HD 1280 x 768
16 GB memori penyimpanan internal dengan 1 GB RAM
slot kartu microSD dan microSIM
3,5 mm jack headphone, mic dan tombol daya
quad band HSPA + dan microUSB
BlackBerry 10 Developer Preview v10.0.4.197 sistem operasi
kamera utama menghadap belakang dengan flash dan juga menghadap ke depan kamera sekunder untuk video calling
SIM dan port HDMI



Blackberry 10 dirilis


MENANTI GEBRAKAN RIM

Meski baru pertam kali membuka Blackberry Word Conference (BBWC), tidak ada keraguan di wajah Thorsten Heins. Di depan lebih dari lima ribu pasang mata, CEO RIM itu dengan mantap menguraikan visi RIM ke depan. Terutama, ketika ia menunjukkan sebuah Smartphone di genggamannya. “Inilah Blackberry 10 Developer Protorype.” Ungkap pria yang ditunjuk menjadi CEO RIM  sejak Januari lalu. 

Peristiwa itu terjadi di Blackberry World Conference 2012 yang berlangsung awal Mei kemarin di Oelando, Florida, AS. Di acara tahunan RIM yang mempertemukan developer, analisis, dan wartawan dari seluruh pelosok dunia, RIM seperti ingin menjukkan kalau mereka siap memberikan gebrakan besar. Senjata utama yang kini mereka siapkan adalah Blackberry 10.

Blackberry 10 dev alpha


Bagi Anda yang belum tahu, Blackberry 10 dev alpha adalah system operasi terbaru yang sedang dikembangkan RIM. Hal yang membuat Blackberry 10 unik adalah system operasi ini bukan pengembanhan dari system operasi Blackberry yang kita kenal selama ini (yang telah menginjak generasi Blackberry 7). Blackberry 10 benar-benar dibangun dari dasar, dengan mengedepankan keterbukaan dan kemudahan. “Tidak ada yang salah dari system operasi Blackberry yang ada saat ini. Namun setelah menggunakannya selama 12 Tahun, kami harus mengembangkan platform yang baru,” ungkap Heins memberikan alasan.

 
Rasa berbeda

Dari demontrasi yang ditunjukkan Heins, Blackberry 10 memang menawarkan rasa berbeda.
            Salah satu kelebihan yang ditawarkan Blackberry 10 adalah kemampuan multitasking (menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan). Hal tersebut diperlihatkan Heins dalam demontrasi yang ciamik. Ketika kita berada di sebuah jendela sebuah aplikasi, kita bias menggeser halaman tersebut sedikir. Kemudian, di sebagian kecil layer akan muncul aplikasi yang sebelumnya kita jalankan. Kita geser lagi, akan muncul aplikasi di bawahnya ladi. “Dan semua aplikasi tersebut tetap berjalan di background,” ungkap Heins, menekankan keunggulan Blackberry 10 dibanding Ios dan Android yang mendiamkan (suspend) aplikasi yang tidak aktif.

Perangkat Blackberry selama ini terkenal dengan kualitas keyboard fisiknya. Kelebihan itulah yang coba dipertahankan di perankat Blackberry berlayar sentuh.
Demontrasi yang ditunjukkan pun cukup memukau, yaitu munculnuya teks prediksi di atas font yang berhubungan.
            Maksudnya begini, ketika kita telah menuliskan sebuah kata, dia atas salah satu tombol huruf terdapat prediksi kata yang mungkin ingin kita tulis. Contohnya ketika kita telah menuliskan “Hello”, akan muncul kata “word” di atas tombol W atau “darling” di atas tombol D. Jika Anda memang bermaksud menuliskan kalimat “hello word”, Anda tinggal menggeser (swipe) kata “word” tersebut ke layer.

Memanjakan pengembang


Sehebat-hebatnya sebuah smartphone, tidak akan Sukses tanpa dukungan aplikasi pihak ketiga. RIM pun menyadari hal tesebut sehingga memberikan insentif menggiurkan bagi pengembang aplikasi. Salah satunya adalah janji penghasilan pasti 10 ribu dollar AS ke pengembang yang berhasil membuat aplikasi yang memenuhi syarat.
            RIM sendiri belum memberikan detail komplet mengenai program ini. Namun, ada dua syarat utama yang sempat disebutkan Alec Saunders (Vice president of Developer Resident RIM), Pertama, aplikasi tersebut harus mengantongi predikat Quality Apps. Syarat kedua. Aplikasi tersebut dijual dan mendapat minimal 1.000 dollar AS dari hasil penjualan.
            Jika hasil penjualan dibawah batas 10 ribu dollar AS, RIM berjanji akan membayar sisanya. Jadi, jika developer hanya mendapat 2 ribu dollar AS dari berjualan aplikasi tersebut. RIM akan membayar 8 ribu dollar AS.
            Hal yang juga krusial adalah Blackberry 10 dirancang untuk memudahkan developer. Seperti dikemukakan Alec Saunders, aplikasi untuk Blackberry 10 bisa dibuat dengan berbagai bahasa pemrograman, mulai dari C++, HTML5, Java, Adobe Air, bahkan Android. Artinya, pengembang memuliki keleluasan untuk mengembankan aplikasi sesuai keahliannya.
            Dukungan dari pihak pengembang pun mengalir untuk Blackberry 10. Pengembang Occipital, misalnya, langsung merilis aplikasi 360 Panorama yang dapat mengambil foro panorama menggunakan Blackberry. Gameloft juga sedang mengembangkan 11 game untuk Blackberry 10, seperti Ice Age Village, Nova 3, dan Shark Desk.
Namun, yang paling menarik mungkin adalah Pacemaker. Aplikasi ini membuat Playbook bias melakukan mixing, sync, scratch, dan looping musik layaknya mesin DJ (Anda dapat melihat videonya ).
            RIM sendiri berjanji Blackberry 10 akan dirilis tahun ini. Dengan potensi yang ditunjukkan, pantas saja jika Heins sangar percaya diri.
 (Dikutip Kompas kamis 21 Juni 2012)